GWM ORA 5, SUV Perkotaan Bergaya Retro-Modern
DI ajang pameran otomotif GIIAS 2026 BSD City, ORA 5 menjadi model yang paling menyita perhatian pengunjung. Lewat jargon booth “”More Than Meets the Eye” GWM Indonesia ingin memberi sinyal tentang langkah baru GWM di segmen mobil listrik.
"Dari GIIAS ini, kami membawa nilai yang lebih dalam dari apa yang terlihat di permukaan," ujar CEO Inchcape GWM Indonesia, Bagus Susanto kepada media.
Mobil listrik ORA 5 yang kini tampak banyak mengalami perubahan dibanding pendahulunya ORA 3, untuk pertama kalinya diperlihatkan kepada publik Indonesia sebagai bagian dari pengembangan lini elektrifikasi GWM.
Berbeda dari pendahulunya (Ora 03) yang berwujud hatchback bulat, Ora 5 hadir dengan identitas baru sebagai crossover (SUV) perkotaan bergaya retro-modern dengan dimensi yang lebih besar.
Meskipun sekilas memiliki wajah retro yang mirip, GWM Ora 5 memiliki perbedaan yang sangat signifikan dibanding pendahulunya, Ora 03 (Good Cat).
Secara mendasar, Ora 5 adalah sebuah SUV Crossover, sedangkan Ora 03 adalah sebuah Hatchback perkotaan.
Secara global, GWM telah memutuskan untuk menghentikan produksi (discontinued) hatchback Ora 03 di berbagai pasar utama. Langkah strategis ini diambil karena GWM kini memilih untuk mengalihkan fokus penuh mereka ke model-model SUV Crossover yang dinilai lebih sesuai dengan tren pasar saat ini, termasuk Ora 5.
Hingga saat ini, GWM Indonesia masih merahasiakan harga resminya, namun mobil ini dipastikan akan segera dipasarkan untuk melengkapi lini kendaraan listrik di tanah air.
Berikut adalah poin-poin penting mengenai spesifikasi dan fitur GWM Ora 5:
Performa & Baterai (Varian EV)
- Motor Listrik: Motor listrik tunggal berpenggerak roda depan yang menghasilkan tenaga 201 tk (150 kW) dan torsi instan 260 Nm.
- Baterai: Menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 58,3 kWh.
- Jarak Tempuh: Mampu menjelajah antara 430 km hingga 520 km dalam kondisi baterai penuh.
- Pengisian Daya: Mendukung fast charging dari 30% ke 80% hanya dalam waktu 20 menit.
(Catatan: Di pasar global, Ora 5 juga memiliki varian mesin Bensin Turbo dan Hybrid (HEV), namun unit yang dipamerkan di GIIAS Indonesia adalah varian listrik murni / EV).
Dimensi & Desain
- Ukuran: Panjang 4,47 meter, lebar 1,83 meter, dengan jarak sumbu roda (wheelbase) 2,72 meter yang membuat kabinnya terasa sangat lapang.
- Eksterior: Tampil unik dengan velg 18 inci bertema alam, lampu depan LED otomatis, serta opsi warna two-tone (seperti bodi hijau toska dengan atap hitam).
Interior & Fitur Teknologi
- Layar Kabin: Panel instrumen digital 10,25 inci dipadukan dengan layar infotainment layar sentuh berukuran 14.6 inci.
- Konektivitas: Mendukung Apple CarPlay dan Android Auto nirkabel, perintah suara (voice control), serta wireless charging.
- Fitur V2L: Memiliki fitur Vehicle-to-Load (V2L) yang memungkinkan mobil berfungsi sebagai sumber listrik berjalan untuk perangkat elektronik luar.
- Keselamatan: Dilengkapi 6 airbag, kamera 360 derajat, serta teknologi ADAS pintar (Coffee Pilot OS) yang mengantongi rating keselamatan bintang 5 ANCAP.
Perbedaan Utama yang Paling Terasa:
- Postur dan Desain "Rajin Ngegym": Ora 5 memiliki dimensi yang jauh lebih bongsor (lebih panjang 23,6 cm dan lebih tinggi) dibanding Ora 03. Dari samping dan belakang, Ora 5 terlihat kokoh layaknya SUV perkotaan, bukan lagi hatchback bulat kecil.
- Performa Motor Jauh Lebih Buas: Ora 5 dibekali motor listrik dengan output 201 hp, melompat jauh dari Ora 03 yang hanya bertenaga 143 hp. Ini membuat akselerasi Ora 5 terasa jauh lebih instan dan bertenaga di tanjakan maupun jalan tol.
- Ruang Kabin dan Bagasi Lebih Lapang: Berkat wheelbase yang melar menjadi 2.720 mm, ruang kaki (legroom) penumpang belakang di Ora 5 menjadi jauh lebih lega. Kapasitas bagasi untuk membawa barang bawaan juga meningkat drastis.
- Teknologi Pintar yang Diperbarui: Di bagian interior, Ora 5 mengadopsi layar tengah raksasa 14.6 inci yang ditenagai oleh sistem interaktif Coffee OS 3. Fitur ADAS (sistem keselamatan aktif) pada Ora 5 juga diklaim lebih sensitif dan cerdas dalam membaca situasi jalanan.
Di negara-negara seperti Inggris, Australia, hingga sesama negara ASEAN seperti Filipina, GWM secara resmi telah menyetop pesanan pabrik (factory order) untuk Ora 03. GWM Ora 03 masih bisa ditemui di jaringan dealer resmi Indonesia untuk menghabiskan lini yang ada, namun ke depannya eksistensi hatchback retro ini akan sepenuhnya digantikan oleh lini SUV terbaru mereka, yakni Ora 5.
Langkah GWM ini tergolong berani demi memastikan mereka membawa "mobil yang tepat di waktu yang tepat" demi bisa bersaing ketat dengan ekosistem mobil listrik lainnya. (Berbagai sumber/AI/M-001)


